Kegiatan dari Hari 1 sampai hari ke 5



Tanggal 18 Juli 2016
DAY -5
Mengajar tari sebagai salah satu bentuk sumbangsih KKN 23 dalam rangka memeriahkan haflatul imtihan madrasah Nurul Hikam sekaligus halal bihalal kelompok KKN 23 dengan warga Desa Banuaju Barat


Divisi pendidikan melakukan sosialisasi salah satu proker KKN 23 yaitu “Smart Center” Ke SDN Banuaju Barat 1 dan MI Ghayatul Anwar



Yeyy…ini mading kita. Isinya foto-foto kegiatan dan coretan-coretan harian kita :D


Hari pertama mengajar les smart center. Alhhamdulilah antusisame siswa-siswi di Desa Banuaju Barat sangat tinggi dalam mengikuti les smart center KKN 23. Eits tapi gak Cuma siswanya yang antusias lascar pengajar KKN 23 juga gak kalah antusias lho dalam membagi ilmunya hehehe







Tanggal 17 Juli 2016
DAY- 4
Pada hari ke 4, pagi harinya kami memutuskan untuk mengunjungi masing-masing kepala dusun yang ada di Desa Banuaju Barat. Kloter pertama, tim KKN 23 dibagi menjadi 3 kelompok yang terdiri dari 5-6 anggota setiap  kelompoknya untuk mengunjungi kepala dusun Jurang Ara Laok, Toteker dan parseh, sedangkan silaturahmy kepada  kepala dusun dari 2 dusun yang tersisa yaitu Dusun Jurang Daya dan Gunong Pekol dilakukan pada sore hari

Kelompok 1 – Dusun Jurang Ara Laok

 
Kelompok 2 – Dusun Toteker

Kelompok 3 – Dusun Gunung pekol




Kami juga ikut serta membantu warga memanen kacang sebgai bentuk silaturahmi dan sosialisasi kelompok KKN 23 kepada warga Desa Banuaju Barat







Tanggal 16 Juli 2016 
DAY - 3 
 Demi lancarnya program kerja KKN yang telah disusun kami bahkan rela memanjat pohon siwalan yang tinggi menjulang untuk mendapatkan daun siwalan sebagai bahan utama pembuatan tikar

 

-        Bahkan kami juga turut serta mengaduk-aduk air nira di atas tungku yang teramat panas sebelum jadi gula siwalan atau yang biasa disebut ghule mera oleh orang Madura







Malam harinya, kami bersilaturrahmi  sekaligus memperkenalkan anggota Kelompok KKN 23  dengan KH. Basyir selaku pemilik Madraasah Nurul Hikam tempat kami tinggal beserta beberapa warga yang merupakan perwakilan warga dari beberapa dusun di Desa Banuaju Barat



PJ inovasi gula siwalan bahkan rela memanjat pohon jambu mente demi mendapatkaan daunnya sebagai salah satu bahan membuat gula siwalan yang oleh pembuat gula siwalan disebut laro

Ini dia inovasi gula siwalan “Sakura”, bentuknya lucu kan. Udah gak jaman beli gula siwalan dengan bentuk bulat atau kotak. Bentuk bunga seperti ini lebih menarik dan rasanya juga enak lho gaes J



Tanggal 15 Juli 2016  
DAY- 2 
Beberapa anggota KKN 23 melakukan survey kepada beberapa home industry gula siwalan di sekitar dusun Jurang Ara Laok dan Dusun Parse

         


Warga di Desa Banuaju Barat meneriima kedatangan kami yang sedang melakukan survey dengan tangan terbuka, terbukti dari aneka suguhan dan camilan yang dihaturkan kepada kami. Mereka juga mau diajak bekerjasama untuk membuat inovasi gula siwalan dengan senang hati





Tanggal 14 Juli 2016
DAY- 1

 


Posko KKN 23 ditempatkan di sebuah madrasah milik seorang tokoh agama yang terkenal di Banuaju Barat yaitu KH. Basyir




Komentar