Cinta Dari Origami (Part 11)

Minggu,
24-06-2016

            Hari kedua bagi divisi pendidikan untuk melanjutkan agenda kerja di MTS Ghayatul Anwar. Materi tentang latihan dasar kepemimpinan telah dipersiapkan. Rani dan kawan-kawan juga menyiapkan permainan lapang yang disusun dalam serangkaian acara outbond. Tujuan disusunnya acara tersebut tidak lain agar siswa dapat berinteraksi dalam kekompakan,serta saling mengenal satu sama lain. Melalui permainan lapang juga ditanamkan tentang arti penting dari kerjasama, saling percaya juga sportifitas.
            Divisi pertanian menetap diposko dengan kesibukan baru yang sedang dikerjakan. Minggu ini dikhususkan untuk membuat teknologi tepat guna yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam menunjang produk yang dihasilkan. Bogel selaku kordinator divisi nampak sibuk mempersiapkan rancangan alat yang akan dibuat. Mereka menyadari, apa yang telah diinovasikan masih memiliki kecacatan sehingga perlu dioptimalkan. Dalam proses pembuatan gula berbentuk bunga,masihterkendala penuangannya yang diletakkan satupersatu dalam cetakan. Celah tersebut dapat disiasati dengan menciptakan cetakan massal yang dapat memberikan efektifitas juga efesiensi selama proses produksi. Maka mulailah mereka melakukan pengerjaan alat.
                                    ***********************************
            Cinta ibarat lipatan kertas. Terkadang kita perlu berspekulasi dan memperkirakan bagaimana lipatan yang sesuai untuk menghasilkan suatu bentuk keindahan. Semakin rumit pola ataupun jaring-jaring yang dibuat, dapat menghasilkan karya cipta yang tak akan kita duga kecantikannya. Begitu juga kertas origami yang beraneka warna. Jika dilipat dengan benar akan tersulap menjadi angsa, kupu-kupu, burung dan lain sebagainya. Smart center masih berjalan dengan antusias peserta didik yang tiap malam berkunjung untuk belajar bersama.Pelajaran malam ini diselingi dengan membuat prakarya dari kertas origami. Peserta smart center asing dengan wujud kertas beraneka warna yang dibagikan oleh Rani dankawan-kawan. Mereka tidak akan menyangka bahwa dari lembaran yang mereka pegang, akan tercipta banyak hal yang dikehendaki oleh imaji. Rani sebagai intruktur memberikan contoh lipatan demi lipatan kemudian diikuti peserta didik dalam kelas. Anggota KKN yang sedang tidak bertugas turut membuat kerajinan dari origami. Musikin bersebelahan dengan Ajeng. Sesekali mereka berdua bercanda bersama. Tak jarang Musikin menjaili Ajeng yang sedang melipat kertas. Saat semua sibuk dengan lipatan origami yang akan dijadikan angsa. Musikin memberikan Ajeng lipatan origami berbentuk hati. Entah apa maksud dari hal tersebut. Namun origami berbentuk hati mungkin mewakili rasa yang mulai tumbuh dihati Musikin untuk Ajeng.

By: Gudel

Komentar